Tampilkan postingan dengan label Sheila Marcia. Tampilkan semua postingan

gravatar

Lagi-lagi Sheila Marcia

Bosen juga tiap hari cuma liat Sheila Marcia. Tiap pagi, selalu aja Sheila Marcia nongol. Ada aja yang dikupas. Mulai dari kisah penangkapan, kisah perjalanan Sheila Marcia dalam menggapai ketenaran, keadaan ruang tahanan Sheila Marcia, kisah cinta Sheila Marcia, hingga sikap orang tua dan calon mertua Sheila Marcia. Tapi aku heran, kenapa nggak ada kisah-kisah syur atau foto telanjang Sheila Marcia ya? Sepertinya bisa kena UU pornografi tuh.
Liburan tanpo guno ini benar-benar semakin tiada guna ketika starone-ku ternyata belum teraktivasi. Ditambah lagi dengan FK UGM kini menganut paham lima hari kerja. Paham ini mengakibatkan pada hari sabtu perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM) hanya bisa dikunjungi setengan hari. Males banget kan ngenet siang-siang gitu. Mau ngenet di gaston, bawaannya juga males. Sebenarnya keluar rumah aja jadi males gara-gara tragedi penangkapan Sheila Marcia. Sehari-hari hanya ku isi dengan hibernasi di dalam kamar.

Jumat
Pagi menjalani ujian susulan blok 11. Semoga sukses. Amiin.
Jam setengah 10 ngacir ke Bank Mandiri, gila banget ternyata antri pembayaran SPP malah tambah panjang. Padahal kan pembayaran SPP "katanya" paling lambat tanggal 13 Agustus 2008. Tapi, untungnya pas tanggal 13 Agustus 2008 aku ke Bank Mandiri dan ketika telah sampai giliranku. "Mas Rakhmat, totalnya dua juta bla bla bla,"kata Mbak berkacamata. Ternyata, aku memang belum bayar BOP semester 4. Dan satu kalimat yang membuatku tidak kaget adalah "Sebenarnya, untuk pembayaran SPP dan BOP nggak ada telatnya kok,mas!" kata Mbak berkacamata itu sambil tersenyum dan menutupkan jari telunjuknya di depan bibir kecilnya serta mengedipkan mata. Kembali ke topik. Jumat 15 Agustus 2008 pukul 10.30 aku berhasil menyelesaikan administrasi BOP semester 4 dan SPP+Askes semester 5. Kemudian, aku segera meluncur ke MU:3. Bulettin MSC dapat ku ambil pada hari Sabtu jam 9 pagi. Aku pun menuju TKP tragedi "penangkapan Sheila Marcia". Begitu kacau pikiranku mendengar tragedi "penangkapan Sheila Marcia". Selesai jumatan aku tertidur pulas hingga hampir mentari hampir tenggelam. Ba'da Magrib, Aku meluncur ke perpus untuk upload video TVmax. Yah, hari ini adalah hari yang kujanjikan untuk upload TVmax. Selesai upload, aku baru sadar bahwa aku belum punya username di TVmax. Aku pun segera bikin username untuk masuk TVmax bukan melalui pintu admin. Gayung pun berlajut ke permainan PTC.

Sabtu
Jam 9 lagi-lagi membicarakan tragedi penangkapan Shelia Marcia. Aku pun sadar bahwa aku terlambat CS-an MSC. 09:30 gayung berlanjut ke MU:3, ambil bulettin. Dan aku segera meluncur ke kampus tercinta, FK UGM. Gila abis!! Ternyata aku benar-benar makhluk paling cakep dan ganteng di CS-an MSC. Walhasil, aku pamit ke novi, mau pake wig, make-up, manicure, pedicure, dan luluran dulu. Yehehehehe..Meluncur ke denta2000 buat ambil belanjaannya nyokap. "Dari perempatan mirota kampus dilaporkan bahwa terjadi kemacetan luar biasa hebat bukan akibat dari si Komo lewat. Demikian rekan Bowo melaporkan." Lagi-lagi aku menuju TKP tragedi penangkapan Sheila Marcia. Tidur..Ketika mataku terbuka, kulihat beberapa Degan Bakar dan sebuah simcard Starone. Mata dan tanganku tertuju pada simcard Starone baruku itu. Betapa kecewanya aku ketika ku tahu bahwa starone tersebut belum aktif.

Ahad
MERDEKA!! Tapi, kurasa hari itu bener2 tanpo guno.

Senin
SEMANGKAAA!! Pipimerah kembali ke jogja.



Read More..
gravatar

Tragedi Penangkapan Sheila Marcia

Belakangan ini, tiap aku nonton infotainment, selalu saja Sheila Marcia nangkring di situ. Betapa hebohnya pemberitaan tentang tertangkapnya Sheila Marcia karena penyalahgunaan obat-obat terlarang. Pemberitaan itu juga dihubung-hubungkan dengan kisah asmara Sheila Marcia dengan Roger Danuarta yang konon katanya akan segera kandas. Wah turut berduka deh. Padahal konon katanya, ayah roger sudah menyiapkan gaun pengantin untuk Sheila Marcia. Beginilah cinta, deritanya tiada pernah berakhir. Patkay bangeeet..
Sebenarnya aku juga nggak mau ikut meramaikan kehebohan Sheila Marcia. satu hal yang ingin aku tekankan kali ini adala Sheila Marcia ditangkap oleh POLISI. Yah, kali ini aku akan menceritakan uneg-unegku tentang seorang polisi yang kurahasiakan namanya. Sebenarnya terlalu umum jika aku menekankan pada sosok seorang polisi karena cerita kali ini tertulis akibat ulah seorang oknum polisi, nggak bisa digeneralisasi semua polisi memiliki watak sama dengan oknum tersebut.
Yang namanya polisi kan udah biasa tuh masuk rumah orang, kamar orang, menggeledah barang-barang milik seorang yang dicurigai terlibat suatu kasus. Aku juga paham akan hal itu. Namun, aku benar-benar nggak habis pikir jika ada oknum polisi yang masuk rumah, masuk kamar, menggunakan dan menggeledah isi laptop dan flashdisc yang ada di kamarku. Hal itu jelas tidak sejalan dengan norma dan etika di bumi Indonesia tercinta ini. Jelas aku bukan Sheila Marcia, aku kan cowok. Aku juga bukan Ryan, aku kan pecinta wanita (terutama seorang wanita yang pipinya merah). Bukan juga seorang Rio Martil, karena aku nggak punya martil dan nggak tahu cara pake martil. wakakakaka. Jadi, dia sama sekali nggak punya alasan untuk menggunakan dan menelanjangi seluruh isi laptopku. Dia nggak bakal menemukan foto artis telanjang, video miyabi, video aoi sora, ataupun video mesum yang lain. Nggak ada file yang kusembunyikan, bahkan file system pun benar-benar aku telanjangi alias nggah hidden. Jadi, sekali lagi aku tekankan, sama sekali nggak ada alasan untuk menelanjangi laptopku. Setelah aku pikir lagi, aku juga nggak punya alasan untuk mencurigai oknum tersebut mengambil beberapa file penting karena setelah aku telusuri, dapat kusimpulkan bahwa aknum tersebut tak mempunyai kompetensi untuk melakukan hal tersebut. Satu lagi hal yang dapat kusimpulkan, ternyata oknum tersebut mengidap cryptomaluisme (crypto=tersembunyi).



Read More..